Pernahkah Anda membayangkan sedang asyik bersantai di dalam rumah, lalu tiba-tiba mendengar suara gemeretak dari langit-langit? Atau lebih buruk lagi, melihat serbuk kayu berjatuhan karena ulah rayap yang berpesta pora di rangka atap Anda? Di wilayah dengan kelembapan tinggi seperti Riau dan Sumatera Barat, penggunaan kayu sebagai rangka bangunan kini mulai dianggap sebagai “bom waktu”. Risiko pelapukan, serangan rayap, hingga bahaya kebakaran menjadi kekhawatiran nyata bagi setiap pemilik hunian. Inilah alasan mengapa Baja Ringan kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan standar baru dalam membangun rumah yang aman dan estetik.